Koridor Memori

Bukan sebuah tempat yang berharga,
melainkan memori yang hinggap padanya
Seperti koridor ini, tempat kumelihatmu mematung berdiri.

Menunggu?
Siapa yang kau tunggu?
Ah... Apa peduliku?

Yang pasti aku sempat melihatmu,
kau memesonaku,
dan aku terjebak di situ.

Bandung - 08/10/2016

Jurnal Rozak

Melalui blog ini saya berupaya menyampaikan remah-remah pemikiran, dan kisah-kisah yang terbuang dari belantika tulisan mapan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama